WEDDING PREPARATION IS NEVER EASY (Part #2)


DEKORASI
Pencarian untuk vendor dekorasi benar-benar dimulai dari nol. Cara yang paling efektif adalah sering-sering datang ke undangan pesta pernikahan. Ada satu pelaminan yang membuat saya langsung berpikir “pelaminan kayak gini nih yang gue mau”. Beruntung karena itu pernikahan sahabat saya, jadi dengan mudah saya interogasi si pengantin. Dapatlah akhirnya kontak mas Agung dari Agung Dekorasi.
Tapi ngga puas dong kalau hanya ketemu satu vendor saja tanpa tahu vendor lainnya sebagai pembanding. Setelah saya berguru ke mbah Google akhirnya dapat satu vendor, Rumah Kampung Elite Decor by Fajar. Vendor ini memang specialist vendor pelaminan Jawa, dan banyak sekali detailnya, ini yang membuat saya jatuh cinta. Langsung saya kontak untuk minta price list. Dan setelah saya terima price list nya, kayanya sampai sini aja deh mas hubungan kita. Mahal banget booo’!! Totalnya lebih dari 100 juta, buset, ngga salah nih harganya 3 digit. Oke bhay!
Jadi akhirnya ke mas Agung saja lah yaa..

Review: puas pake banget! No further comment needed.



Photo Booth Area


DOKUMENTASI
Sebenarnya ada beberapa vendor yang kita suka untuk dokumentasi, tapi yang masuk budget hanya sedikit, hehe. Akhirnya kita pakai Raya Foto, lagipula studionya dekat sekali dengan rumah saya. Raya Foto ini masih satu group dengan AA group, jadi yaa bolehlah, menurut kami AA group reputasinya sudah baik sekali.

Review: Hmm, oke lah. Hasil fotonya lumayan, tapi menurut saya service nya setelah hari H agak kurang. Selama saya booking sampai hari H, sudah 3 orang yang berganti-ganti menjadi PIC untuk acara saya, artinya ada 2 orang yang resign selama persiapan acara. Yang jelas bukan karena saya banyak maunya lho. :p

BAND
Kita sudah punya spesifikasi tertentu untuk band. Jazzy, vokalisnya ngga berlebihan, ngga mau ada drum set karena menurut kita berisik, itu saja sih. Ternyata mama punya teman pemain saxofon untuk wedding band, namanya Blue Ice music. Setelah kita lihat video-video nya di YouTube, Blue Ice music masuk banget ke kriteria kita.

Review: asik banget!! Musik-musik yang dibawakan Blue Ice semua dimainkan dengan genre easy jazz seperti yang saya request, padahal ada beberapa lagu yang saya request bukan ber-genre jazz, tapi mereka bisa men-aransemen dengan asik!

SOUVENIR 
Pencarian souvenir ini perjalanannya panjaaang sekali, literally panjang. Saya (dan mama) agak picky masalah souvenir, maunya banyak betul, jadi ya resiko ditanggung sendiri untuk muter-muter mencari souvenir. Intinya kita mau souvenir yang bagus, ngga pasaran, berguna dan yang jelas harus murah. Karena alasan terakhir ini kita sudah hopeless mencari di Jakarta, karena kalau mau bagus sudah pasti harganya mahal. Jadi kita putuskan untuk berburu ke Jogja yang notabene barangnya pasti lebih murah dibanding Jakarta dan (biasanya) unik-unik.
Setelah menempuh perjalanan panjang ke daerah antah berantah, akhirnya ketemu juga souvenir yang kita mau, tempat tissue.

Review: Puaaasss! Dikasih bonus juga soalnya, hehehe.


No comments:

Post a Comment